Sudah Tahu Cara Budidaya Vanili ?
Dalam dua bulan terakhir, khususnya di Google Trend
Jogja, pencarian tentang Bibit Vanili meningkat. Ini karena Masyarakat memandang
bahwa prospek budidaya Vanili cerah seiring harga vanili yang cukup tinggi di
pasaran.
Vanili atau vanilla merupakan salah satu jenis tanaman
penghasil bubuk vanili yang memili aroma harum dan manis, tanaman vanili
memiliki nama latin Vanilia planifola dengan bentuk buah penghasil bubuk
berbentuk menyerupai kacang polong. Tidak hanya vanilla, konon banyak orang
yang menyebutnya dengan nama panili atau perneli.
Tanaman Vanili Bisa hidup di Iklim Tropis
Vanili dapat hidup di iklim tropis dengan curah hujan 1000-3000
mm/tahun, dan suhu udara optimal 20 C – 25 C. Selain itu kelembaban udara
sekitar 60%-80% dan ketinggian tempat 300-800 m dpl. Tanah sebagai media tanam
dianjurkan yang gembur, lempung berparsir kerikil, mudah menyerap air, dan pH
tanah +5,7 – 7. Tanaman vanili
membutuhkan tegakan sebagai tempat menjalar. Tegakan dapat dibuat dari bambu
yang diikatkan pada pohon yang satu dengan pohon yang lain. Sistem perambatan
penunjang tunggal, tanaman vanili dirambatkan lurus ke atas pada naungannya.
Kandungan gizi pada vanili tergolong tinggi, diantaranya adalah serat, mineral,
vitamin A, B, E.
Dengan kandungan tersebut vanili juga kerap digunakan sebagai obat
penenang dengan cara dicampur ke dalam minyak aroma terapi atau essential oil.
Banyaknya manfaat yang diperoleh dari vanilla membuat banyak orang tertarik
untuk membudidayakan, selain untuk konsumsi sendiri, vanili juga bisa digunakan
sebagai lahan yang menghasilkan banyak keuntungan financial. Harga vanili
kering lebih mahal berkali-kali lipat dibandingkan dengan vanili yang masih basah.
Berikut adalah cara menanam
vanili agar cepat berbuah:
1. Lahan Tanam
a. Tanaman vanili memerlukan suhu yang hangat untuk
menjaga proses pertumbuhan, dengan suhu antara 18-23 C.
b. Usahakan lahan ataupun tempat penaman memiliki
pencahayaan cukup namun tidak terlalu panas.
c. Sebelum menanam, apabila tanah lahan di pekarangan
kurang gembur atau kering, lakukan penggemburan serta memupuk dan menyiramnya
dengan sedikit air agar tekstur serta kelembabannya pas.
d. Menggunakan pupuk kandang atau kompos agar ramah
lingkungan dan tidak mengubah tekstur tanah.
2. Bibit vanili
a. Memperhatikan stek adalah stek berkualitas serta
layak tanam, dengan ciri bahwa stek vanili memiliki Panjang sekitar 30-40 cm.
b. Stek yang diambil dari pohonnya secara langsung
haruslah batang yang tua
3. Persiapan Bibit
a. Membersihkan bibit vanili yang didapat dengan
menggunakan lap atau tisu
b. Menyiapkan wadah atau baskom berisi air penuh
c. Masukkan bibit vanili ke dalam wadah tersebut dan
rendamlah bibit ke dalam air selama 10 – 15 menit
d. Untuk mempercepat proses bisa memasukkan pupuk cair
ke dalam air rendaman, campur hingga merata.
e. Untuk mengetahui berhasil atau tidaknya, dapat
melihat hasilnya dengan memperhatikan bagian atas stek yang direndam, daun-daun
tunas akan mucul dan mengarah ke bagian bawah stek yang direndam.
4. Penanaman vanili.
a. Memperhatikan kelembaban.
b. Apabila tanah sudah mulai kering perlu menyiram.
c. Buat guludan dan saluran-saluran air pembuangan,
agar tanaman tidak tergenang air saat musim hujan.
d. Buatlah lubang tanam pada guludan, usahakan ukuran
lubang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Tanamlah bibit vanili pada
lubang dan timbun lubang dengan tanah serta padatkan tiang penyangga dekat
dengan bibit stek.
e. Tancapkanlah kayu ataupun tiang penyangga dekat
dengan bibit stek dan ikat dengan tali raffia, bimbinglah cabang pada vanili
dalam pertumbuhannya agar dapat tumbuh merambat secara horizontal.
5. Penyiraman tanaman vanili
a. Memperhatikan dahulu kondisi tanah pada lahan tanam
ataupun plot. Penyiraman dilakukan sesuai tingkat kekeringan tanah. Usahakan
tanah tidak terlalu kering namun tidak terlalu basah.
b. Saat menanam vanili sesuaikan dengan kondisi cuaca,
jika sedang hujan maka perlu menyiramnya sekali, tidak perlu menyiramnya jika
kondisi tanah masih lembab. Normalnya hanya perlu menyiram vanili sebanyak 2
kali sehari dan sesuaikan dengan kekeringan tanah.
6. Pemeliharaan tanaman vanili
Pemeliharaan tanaman meliputi penyiangan, pemberian
mulsa, perbaikan guludan dan pemangkasan. Penyiangan dilakukan sebulan sekali.
Tanaman vanili tidak tahan kekeringan sehingga diperlukan mulsa/bahan organic
lain. Untuk mengatasi bahaya genangan air, perlu dibuat parit-parit kecil untuk
pengaliran air di sekitar tanaman vanili. Pengaliran ini akan mempergiat
pertumbuhan tanaman dan mempercepat perkembangan bunga/buah, sehingga mutu buah
akan lebih baik.
Ukuran guludan dipertahankan dengan cara mengikis
tanah di sekitarnyadan membumbunkannya pada guludan. Selama melakukan kegiatan
di kebun diusahakan tidak melukai tanaman vanili. Menjelang musim penghujan,
saluran-saluran air pembuangan perlu diperbaiki agar air dapat mengalir dengan
lancer sehingga kebun tidak tergenang.
Melakukan pemangkasan meliputi :
Memotong 15 cm bagian ujung tanaman vanili yang
dilengkungkan dan sisakan tiga cabang yang baik untuk dipelihara.
Pemangkasan peremajaan
Dilakukan segera setelah tanaman selesai dipanen,
yaitu dengan memotong cabang-cabang yang telah selesai berbuah untuk merangsang
keluarnya tunas baru.
7. Pemupukan Tanaman Vanili
Tanaman vanii dibudidayakan secara organic dengan
memberikan pupuk kandang sapi atau kambing sebanyak 5-10 kg/pohon pada awal dan
akhir musim penghujan. Pupuk daun diberikan setiap 1 – 2 minggu sekali. Selama
musim penghujan pupuk yang diberikan 8-10 g/liter air tergantung kondisi
tanaman. Dosis pupuk untuk tanaman berumur kurang dari dua tahun adalah 20-40 g
urea, 35-70 g TSP dan 40-80 g KCl per tahun. Untuk tanaman berumur lebih dari
dua tahun adalah 40-80 g urea, 70-140 g TSP, dan 80-160 g KCl per tahun.
8. Panen Vanili
Memanen vanili setelah tanaman berumur kurang lebih 2 hingga 3 tahun setelah masa tanam dan setelah itu, panen dapat dilakukan selama setahun sekali dengan waktu panen 2 hingga 3 bulan penuh. Buah vanili yang siap panen memiliki buah berwarna hijau dengan oucuk yang berwarna kuning.
Bibit Vanili Jogja


Tidak ada komentar:
Posting Komentar